Harga Emas Hari Ini
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 2 saham dan 3 obligasi pada pekan ini. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Portofolio Tangguh di 2025: Keunggulan Obligasi di Tengah Fluktuasi Pasar (Bagian III)

Obligasi menjadi pilihan investasi menarik di 2025, didorong oleh pemangkasan suku bunga dan likuiditas perbankan yang membaik. Meskipun risiko geopolitik dan inflasi global masih menjadi tantangan, inflasi Indonesia yang lebih rendah memberikan prospek positif untuk investasi ini.
<p>Wisma BNI 46 menjadi simbol gedung-gedung pencakar langit di Jakarta / Shutterstock</p>

Penerbitan Surat Utang Korporasi 2025 Diproyeksi Capai Rp143,91 T

Katalis utamanya akan berasal dari kebijakan pemerintah yang lebih ekspansif. Ini terlihat dari defisit anggaran yang direncanakan lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu dan inflasi yang diperkirakan masih akan terkendali dalam rentang target bank sentral
<p>Nampak antrian pembelian logam mulia ANTAM di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Tangerang Selatan, Sabtu 19 Juni 2021. Anjloknya harga emas selama sepekan membuat masyarakat berlomba untuk membeli. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia</p>

ANTM Solid Didukung Peringkat Stabil dari Pefindo, Bagaimana Target Sahamnya?

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus menunjukkan kinerja solid di tengah berbagai tantangan industri pertambangan. Pefindo memberikan peringkat AA dengan prospek stabil.
<p>Lambang PT Indosat Tbk. / Facebook @IndosatOoredoo</p>

ISAT Kantongi Restu Stock Split 1:4, Apa Dampaknya ke Saham?

PT Indosat Tbk (ISAT) resmi memperoleh persetujuan untuk melakukan stock split dengan rasio 1:4 pada Selasa, 24 September 2024. Keputusan ini diambil setelah mendapat restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).